Diamond Powerpuff Girls


powerpuff_girls_cn04

When the snow begin to fly above the smoky smoky sky

You came along like us snow flake and brighten got my day

There is just one thing on this snowy winter day

Call you’re fool to love you but I love nothing but you

Masi inget dong penggalan lagu diatas? Yes. Diamond. SNSD

Sebelum baca postingan ini, ada baiknya kalian dengerin lagu itu, pastikan suasana disekitar kalian tenang dan saat lagu diputar, tutup mata kalian. Dengar dan rasakan.

Bagaimana perasaan kalian?

Dejavu?

Hahahaha… Jujur, gue iya. Dejavu. Itu yang gue rasain saat ini, lagu itu ngingetin gue banget akan sesuatu, di bulan yang sama, dan situasi yang sama.

Pernahkah kalian merasa ingin kembali ke masa lalu? Pasti pernah.

Pernahkah kalian merasa ingin kembali ke masa kecil kalian? Saat kalian masih berusia 10 tahun, bermain-main dengan teman-teman tanpa mikirin ini dan itu. Dan yang ada di kepala kalian cuma main-main-dan main.

Gue bukan pengamat lagu, kritikus music ataupun yang lainnya.

Lalu siapakah gue?

Gue hanyalah seorang penikmat musik yang gak berminat jadi kritikus yang kerjaannya mengkritik-kritik tapi dianya sendiri tak bisa membuat satu lagupun. Hehehe. Ok.. forget that, sesuai judulnya, lagu diatas beritme ceria.

Detik pertama yang gue rasain adalah beberapa tahun yang lalu, saat gue ada di ruang tamu sama kakak gue, temen-temen dan sepupu-sepupu gue yang lagi menghabiskan waktu liburan sambil nonton kartun Polar Express. Tahu gak film itu? Pasti tahu dong. Film yang biasanya diputer saat natal, ceritanya tentang kereta api yang ngangkut anak-anak kecil ke Kutub Utara, dimana ada Santa Claus, kereta keledai yang bisa terbang di atas awan lalu turun ke cerobong-cerobong asap buat nganterin hadiah untuk anak-anak kecil yang nurut. Cukup dogmatis ceritanya, hahaha.

Detik berikutnya, adalah tahun lalu. Saat lagu ini pertama dirilis. Gue suka dengerin lagu ini sekitar bulan Desember-Februari, gue terus muter lagu ini terutama pas hujan turun. Kadang-kadang gue dengerin lagu ini sambil hujan-hujan, muter-muter kaya bocah baru dapet lollipop. So, who cares? Hahaha. Gue kangen saat-saat mama ngatain gue kayak bocah, terus marah-marah gara-gara lantai basah karena baju gue. Hehehehe… Gue kangen tangisan pertama adik kecil gue saat dia pertama kali di bawa kerumah, gue muter lagu ini. Jujur, sebenci apapun gue dengan kehadiran dia di kehidupan gue, jauh di dalam, gue sangat… sangat… sangat… sayang sama dia. #eciyee.. ini apaan deh, kok jadi mellow gini? Okay forget that. Pokoknya intinya gue kangen ama suasana-suasana itu.

Kembali ke masa kecil, saat-saat nonton kartun powerpuff girls? Masih inget? Gue inget banget saat gue, temen gue dan kakak gue berantem gara-gara siapa yang jadi siapa? #plak.

Kakak gue, si bossy one. Sok penguasa dan segala-galanya itu, milih Blossom (si Merah) gak heran dan gak ada yang berani ngelawan.

Blossom_Powerpuff_girls_by_Lilakat

blossom

Temen gue, si super-duper ceria, sahabat pertama gue yang zodiaknya kembar kaya gue, milih Bubbles (si Biru #kaya LPG *mikir keras*) karena menurut pengamatan kakak gue (yang belum terbukti keakuratannya) cocok banget sama keperibadiannya yang bright. (Kakak gue ini punya syndrom puengen banget jadi Psikolog #lupakan)

bubbles

bubbles

Dan akhirnya, setelah menunggu selama lima ratus tahun lamanya, gue dapet yang warna ijo si Buttercup the strongest and cool one.

buttercup

buttercup

Dan serial-serial kartun yang lain dan lagi-lagi gue selalu dapet sosok yang misterius, nyebelin kan? =_=

Contohnya aja, dalam serial Tokyo mew mew.

Kakak gue? sudah dipastikan Ichigo Momomiya. (Protagonis, tokoh utama pemberani, cerdas dan blah blah blah, okay.. this isss..)

Ichigo

Ichigo

 And the brightest one isss… no other than.. Furin Fong (The youngest, bright, and blah.. anyway it suits her well 🙂 )

Furin Fong

Furin Fong

Dan lagi-lagi gue terakhir, okelah.. sebelum Zakuro bergabung dengan ke empat penyelamat dunia ini dan menjadi anggota kelima di Tokyo mew mew, karakter yang gue dapet adalah Mint.. the blue one.. (Cuek, sombong, arogan, dan self centered *nyebelin banget kan*)

Minto Aizawa

Minto Aizawa

Namun, setelah si Minto yang ngefans banget sama Zakuro (atau akrabnya di panggil Sakura) berhasil membujuk si ungu (Sakura) itu untuk bergabung, barulah kedua teman (satu saudara sih) itu menempatkan gue sebagai Fujiwara Zakuro yang diperkenalkan dengan sosok dewasa, dingin, cerdas, dan pelindung ke empat temannya *sujud syukur) and its mineeeee :3

Fujiwara Zakuro

Fujiwara Zakuro

Ps. Jika kurang jelas dengan ceritanya, bisa langsung tanya mbah gugel. Hahaha..

Dan serial-serial kartu penyelamat dunia yang lain seperti sailor moon, Disney bahkan Barbie.. ckckck…

Sejenak gue jadi teringat kata temen gue, “elo tuh sekalipun ada tsunami juga tetep stay-cool.” =_= Okay, terus? Gue musti jingkrak-jingkrak sambil salto dan teriak-teriak minta tolong gitu? -_- lagian semua orang juga pada nyelametin dirinya sendiri, bukankah begitu? Hahaha.. #plak.

Okay, back to the topic. Suasana-suasana diatas sekalipun menyebalkan tapi ngangenin. Rasa-rasanya pengen balik lagi ke masa-masa itu cuma gara-gara sebuah lagu.

Sejenak lo pengen banget bisa muter waktu dan ngerasain lagi hal yang sama, perasaan jengkel-marah-seneng dan yang kekanakan lainnya. Keseruannya, semangatnya, kebisingan yang sama.

Saat lo mainan Barbie sama temen-temen kecil lo, mainan bongkar pasang dan berantem cuma gara-gara baju (gak yakin bisa disebut baju) tokoh utama lo ketuker ama temen lo ato yang lebih parahnya lagi saat kepala karakter lo putus, (langsung ngadain funeral) hahaha… inget kagak? Hahaha.

Saat lo dan temen-temen kecil lo mainan engkle, petak umpet, dakon, bekel,  dan lain-lainnya (gue yakin sekarang udah gak ada lagi mainan semacam ini, atau mungkin tiap-tiap daerah beda nama kali yaa..) kapan terakhir kali kalian main beginian? Hahaha..

Gue.. 3 tahun yang lalu, saat lulusan SMP. Kekeke..

Jujur, lebih suka mana? (bagi yang cewek) Suka main sama cewek atau cowok?

Gue milih cowok, hahaha.. Dulu, gue seneng banget bagi jadwal, senin mainan layangan, mancing atau manjet pohon (gue ahli lo.. jangan remehin gue.. meskipun udah bertahun-tahun yang lalu sih.. #plak jadinya pernah ahli dong..) terus selasanya main ama temen-temen cewek, main barbie, boneka-bonekaan.. pokonya cewek banget. Easy switching personality banget yee.. hahaha.. meskipun gue lebih nyaman ke tomboy daripada girly…

How about you guysss? Udah dapet feelingnya? hahaha 😀

Artikel gue dari atas sampe bawah gak nyambung banget deh, hahaha.. so, who cares? Hahaha…

The lights are shining on me, and it’s like a diamond

I’m spinning around, rocking around like a diamond

That’s because I’m filled with emotions

Happy holidaaaaayyy guuuuuuyyyysssssss… love yaaaaa :* ciaooooo

Advertisements

2 thoughts on “Diamond Powerpuff Girls

  1. lebih seneng temenan sama co.
    dan gak main barbie.karna kakaku co jd lbh sering maen pingpong,dan sejenis bola lain’x.
    tp ak gak mau inget masa kecil.ada kejadian buruk.yg selalu jd mimpi buruk hingga sekarang.
    klo pun bisa balik k waktu kecil ak pengen kejadian itu gak terjadi.

Tunjukkan gigimu.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s